Tantan-Hilyatana dot Net
Tantan hilyatana - Journey, Experience and Hobby
Internet user makin kritis dan kreatif di tahun 2009

Judul di atas adalah maksud kampanye atau mengajak segenap para pengguna internet untuk lebih kritis dan kreatif, khususnya kepada saya sendiri: “Para pengguna internet, terutama para webmaster dan blogger, ayo semakin kritis dan kreatif di tahun 2009 ini”.
Sedikit mengulas artikel mas Medhy di Blogguebo.com yang berjudul “20 Opini Blogger Tentang Prospek Menghasilkan Uang Lewat Blog di Tahun 2009“. Artikel tersebut memuat 20 opini blogger tentang prospek menghasilkan uang lewat blog di tahun 2009. Silahkan baca langsung artikel tersebut untuk melihat 20 opini para blogger; bagus-bagus dan menginspirasi.
Beberapa hal yang dititik beratkan dalam 20 opini blogger tersebut adalah tentang sikap kritis dan kreatif. Yups, dua hal tersebut adalah hal yang harus terus dijaga dan diasah jika ingin survive dan exist di tahun 2009, bahkan di tahun-tahun seterusnya.
Kritis
Semakin banyak postingan blog yang mengulas dan mengkritik tentang banyaknya website yang menjual ebook ‘penjual mimpi’, beberapa artikel diantaranya dari ekonurhuda.com yang berjudul “Buy My Stupid eBook!!!“, dari narmadi.blogspot.com “Ragu dengan PPC Lokal ???“, dan dari sapimoto.com “Kampanye Anti Iklan Sesat”
Contoh. Misalnya anda menemukan situs yang menawarkan produk (ebook) tentang cara mendapat uang lewat internet. Misalnya ebook tentang Google Adsense (biasanya newbie tahu tentang bisnis online adalah Adsense, termasuk saya), dengan kalimat promosi yang sebagian besar bersifat bombastis dan hiperbolic. Anda dituntut kritis jika ingin membeli produk tersebut. Jangan sampai anda membeli ‘kucing dalam karung’, jika demikian tentu saja anda tidak puas dan kecewa.
Ini adalah salah satu contoh saja. Masih banyak contoh kasus lain yang menutut anda harus bersikap kritis, tidak hanya dalam pertimbangan membeli sebuah produk, tapi juga dalam menyerap informasi, berkomukasi, ngeblog, dan lain-lain.
Kreatif
Mau gak mau kita harus lebih kreatif. Krisis global setidaknya memberi dampat pada bisnis online. Bisnis paid review dan jualan link mengalami masa krisis, Google sangat tidak suka dengan bisnis paid review and jualan link, ditambah lagi update Page Rank menjadi tidak rutin (3 bulan sekali) dan tidak teratur, mungkin Google coba untuk memberi pelajaran kepada siapa pun yang terlibat di bisnis paid review dan jualan link. Imbasnya tentu saja Page Rank web/blog kita nyungsep.
Google masih berkuasa, dari efek tersebut tentu saja kita dituntut untuk lebih kreatif, kreatif dalam meng-akali Google atau kreatif mendapatkan alternatif yang minimal setimpal atau bahkan lebih baik.
Peluang bisnis online di Indonesia
Saya masih berpandangan bahwa bisnis online dan pangsa pasar lokal masih susah, dan peluangnya masih kecil. Walaupun banyak muncul ppc lokal dan beberapa paid review lokal, beberap ide kreatif seputar bisnis online dan internet marketing, dan Bidvertiser sudah mendukung web/blog berbahasa Indonesia. Namun hal tersebut memerlukan waktu untuk membumi. Yah, mungkin akhir tahun 2009 baru terlihat rame dan menjajikan.
Pengguna internet di Indonesia (sekitar 25jt orang) kebanyakannya masih awan dengan yang namanya bisnis online, internet marketing, transaksi online, dan hal lain seputar internet. Jadi untuk ke arah potensi dan peluang bisnis online di Indonesia masih perlu waktu lagi untuk berkembang.
|